
Zetizen - Siapa yang tak kenal Nadin Amizah?, musisi Indonesia yang memiliki talenta dan karya yang luar biasa. Salah satu karyanya yaitu lagu Bertaut. Lagu ini bukan sekadar lagu, melainkan surat cinta terbuka dari seorang anak kepada sang ibunda.
Nadin menuliskan didalam lirik lagu tersebut sebuah ungkapan kejujuran yang jarang ditemui di lagu-lagu populer. Tak heran, karya ini berhasil membuat banyak pendengarnya larut dalam haru, bahkan ada yang merasa seperti sedang berbicara langsung dengan sosok ibunya sendiri.
Lirik Penuh Kejujuran tentang Ikatan Ibu dan Anak
Lirik Bertaut merepresentasikan betapa kuatnya ikatan antara sang anak dengan ibunda. Munculnya sebuah pengakuan tentang kelemahan, rasa bersalah, bahkan ketakutan yang dialami seorang anak, tetapi semua itu dipeluk dengan kasih sayang seorang ibu.
Lagu ini seolah menegaskan bahwa tidak peduli seberapa jauh anak melangkah, ada satu tempat yang tak pernah berubah yaitu rumah. Tempat kembali yang banyak anak rindukan ketiga pergi.
Pesan sederhana ini yang justru menjadikan lagu Bertaut ini populer dan menjadi salah satu playlist top 50 di spotify.
Kejujuran liriknya membuat pendengar merasa dekat, karena adanya pengalaman dari sebuah hubungan ibu dan anak. Hampir setiap orang punya cerita tentang kasih seorang ibu, dan Nadin berhasil mengemasnya dalam bahasa sederhana namun penuh makna.
Alasan Bertaut Bikin Banyak Pendengar Menangis Haru
Bukan hanya aransemen musik yang sederhana dan lembut, kekuatan emosional Bertaut terletak pada ketulusan Nadin saat menyanyikannya. Lagu ini membuat pendengar merasa sedang berada di ruang pribadi seakan mendengar curhat dari hati ke hati.
Tak sedikit warganet yang mengaku menangis saat mendengarkan “Bertaut”, terutama ketika teringat perjuangan dan kasih sayang sang ibu masing-masing. Fenomena ini menunjukkan bahwa musik bisa menjadi medium penyembuhan, sekaligus jembatan yang menghubungkan kembali kita dengan perjalanan hidup yang sering kali terlupakan.
Perjalanan Nadin Amizah Menciptakan Lagu yang Personal
Lagu yang kini banyak digemari mengisahkan seorang anak dan ibu dulunya lahir pada tahun 2020. “Selamat Ulang Tahun” sebagai album dari karyanya ini. Album ini dibuat untuk merepresentasikan sebuah perjalanan kehidupan dari sang penulis yaitu Nadin sendiri.
Dalam beberapa wawancara, Nadin mengaku lagu ini ditulis sebagai bentuk penghormatan untuk ibunya, sosok yang paling berpengaruh dalam hidupnya. Dari situlah pendengar bisa merasakan kedalaman makna Bertaut bukan hanya sekedar karya musik, tapi juga dokumentasi rasa sayang yang abadi dari seorang anak pada sang ibu.
Lirik Lagu Bertaut
Bun, hidup berjalan seperti bajingan
Seperti landak yang tak punya teman
Ia menggonggong bak suara hujan
Dan kau pangeranku, mengambil peran
Bun, kalau saat hancur, ku disayang
Apalagi saat ku jadi juara
Saat tak tahu arah, kau di sana
Menjadi gagah saat ku tak bisa
Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu
Agar seisi dunia tahu
Keras kepalaku sama denganmu
Caraku marah, caraku tersenyum
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala kar'na denganmu
Aku masih ada sampai di sini
Melihatmu kuat setengah mati
Seperti detak jantung yang bertaut
Nyawaku nyala kar'na denganmu



